Memerhatikan Manuver Jurgen Klopp untuk Mengganti Liverpool dalam Bursa Transfer

Posted on

Strategi serta susunan bukan salah satu unsur yang membuat Jurgen Klopp dapat persembahkan rangkaian prestasi pada Liverpool. Ketetapan pembelian pemain jadi fakta penting kenapa the Reds dapat berjaya seperti saat ini.

Pada bulan Oktober 2015, Liverpool menunjuk Klopp untuk pelatih barunya.

Pria berkebangsaan Jerman itu jadi alternatif Brendan Rodgers yang dipandang tidak berhasil memberi hasil positif untuk the Reds.

Klopp tidak dapat banyak berbuat untuk membuat scuad idamannnya pada musim 2015/16 sehubungan dia masuk di tengahnya pertandingan berjalan. Dia cuma mengambil Marko Grujic, Steven Caulker, serta Danny Ward dalam bursa transfer musim dingin.

Liverpool finish di rangking delapan Premier League pada musim itu. Walau begitu, mereka dapat capai set final di dua pertandingan yang lain, yaitu Liga Europa dan Carabao Cup.

Musim 2016/17

Klopp memperoleh kelonggaran untuk beli pemain yang diperlukan pada awal musim 2016/17. Sayangnya, prestasi Liverpool yang jelek saat itu membuat Liverpool kesusahan datangkan pemain dengan nama besar.

Walau demikian, Klopp masih dapat mengubah skuatnya. Keseluruhan sebesar 76 juta pounds sukses didapat Liverpool hasil dari pemasaran 12 pemain utama dalam dua bursa transfer. Termasuk juga Martin Skrtel, Joe Allen, serta Luis Alberto.

Sebaliknya, Liverpool datangkan tujuh pemain anyar yang semua diambil pada musim panas. Keseluruhan 61 juta pounds dihamburkan untuk memperoleh Sadio Mane, Joel Matip, serta Georginio Wijnaldum yang sekarang ini jadi pemain penting buat the Reds.

Sampai titik ini, scuad Liverpool masih jauh dari keinginan. Mereka tidak berhasil mencatatkan prestasi yang membesarkan hati tetapi, minimal, Liverpool dapat menempati di empat besar pada klassemen akhir Premier League.

Musim 2017/18

Liverpool menggulirkan uang yang semakin banyak pada musim ini. Mohamed Salah, Alex Oxlade-Chamberlain, Virgil van Dijk serta Andrew Robertson dihadirkan dengan mahar keseluruhan capai 149 juta pounds dalam dua bursa transfer.

Keuangan Liverpool diselamatkan oleh pemasaran Philippe Coutinho ke Barcelona pada musim dingin sejumlah 140 juta pounds. Klopp melengserkan beberapa pemain sisaan Brendan Rodgers, seperti Lucas Leiva serta Mamadou Sakho.

Van Dijk serta Mo Salah jadi pembelian yang sangat penting. Kedua-duanya menguatkan baris serang dan pertahanan sampai Liverpool sukses capai set final Liga Champions. Sayangnya, mereka ditaklukkan oleh Real Madrid di partai pucuk.

Musim 2018/19

Dapat disebut, Klopp cuma ‘mempertebal’ skuatnya pada musim ini. Liverpool keluarkan uang sejumlah 160 juta pounds untuk datangkan empat pemain baru, diantaranya ialah Alisson sebagai pembelian penting pada musim ini.

Ya, Alisson didapuk untuk alternatif Loris Karius yang lakukan dua blunder penting di final Liga Champions kontra Real Madrid. Alisson sendiri digusur ke Turki untuk pemain utang di Besiktas.

Klopp masih menggusur tersisa bekas anak asuh Brendan Rodgers pada musim ini. Salah satunya pemain rekrutannya, Dominic Solanke, dilepaskan pada musim ini ke club Premier League yang lain, Bournemouth.

Liverpool musim ini telah ‘matang’. Pemain yang sesuai keperluan berada di tiap baris serta faktanya, the Reds sukses memenangkan Liga Champions serta jadi runner-up di panggung Premier League dengan beda satu point dari si juara, Manchester City.

Musim 2019/20

Klopp sempat menjelaskan jika Liverpool tidak akan belanja pada musim 2019/20. Faktanya ialah sebab skuatnya telah ‘matang’. Betul saja, mereka cuma beli empat pemain berperan untuk pelapis. Misalnya Adrian.

Benar-benar kontras dengan musim-musim awalnya, Liverpool cuma keluarkan uang delapan juta pounds saja. Sejumlah besar dikeluarkan untuk datangkan Takumi Minamino dari RB Salzburg pada bursa transfer musim dingin.

Kembali lagi, Klopp menggusur beberapa pemain sisaan dari masa Brendan Rodgers. Simon Mignolet, yang disebut penjaga gawang pokok di waktu Brendan Rodgers, dilepaskan dengan gratis. Danny Ings serta Daniel Sturridge juga harus meninggakan Liverpool.

Saat ini, Liverpool sedang memimpin Premier League dengan keunggulan 25 point atas juara bertahan, Manchester City. Mereka cuma perlu penambahan enam angka lagi untuk menutup piala yang telah belum pernah didapat semenjak tahun 1990 yang lalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *