Cerita Sedih Arthur Irawan: Sempat Mentas di Spanyol, Sekarang di Indonesia Menanggung derita dengan Jam Terbang yang Minimalis

Posted on

Jakarta – Hampir satu dasawarsa lalu, Arthur Irawan menarik perhatian dengan peluang yang dicapainya untuk berlatih serta bersaing di Spanyol. Tetapi, pemain yang murah senyum serta ramah menegur seseorang itu selanjutnya harus berpindah-pindah club di Indonesia dengan menit bermain yang benar-benar minim.

Arthur Irawan memperoleh peluang untuk berlatih serta bersaing di Spanyol pada 2012. Bersama-sama RCD Espanyol di Segunda B, Arthur menjemput mimpi untuk dapat jadi pemain sepak bola karieronal.

Persisnya pada 9 November 2011, Arthur Irawan untuk kali pertamanya tanda-tangani kontrak bersama-sama RCD Espanyol B yang tampil di Segunda Seksion B, atau kelas ke-3 pertandingan sepak bola Spanyol bila dihitung dari La Liga. Pemain yang berposisi untuk bek kanan itu juga memperoleh peluang semasa 200 menit dalam 8 laga, dengan empat pertandingan salah satunya jadi starter.

Cerita Sedih Arthur Irawan

Tetapi, Arthur Irawan selanjutnya geser ke Malaga B yang beraksi di Segunda Seksion B pada 2014. Bersama-sama Malaga, Arthur tertera tampil cuma dalam enam laga.

Sesudah coba keberuntungan dengan menguatkan dua club Spanyol, Arthur Irawan coba meniti karier di Belgia. Dia masuk bersama-sama Waasland-Beveren pada 2014. Waktu itu, Waasland-Beveren tampil di Belgian Pro League yang disebut kelas paling tinggi sepak bola Belgia.

Dalam kiprahnya di Belgian Pro League, Arthur tampil saat Waasland jalani laga paling akhir musim itu di Group A playoff II. Dalam pertandingan itu, Waasland harus kalah 1-2 dari tamunya KV Mechelen.

Bermain di Belgia, Arthur pernah alami luka. Serta saat pemulihan, pemain kelahiran 3 Maret 1993 itu putuskan untuk pulang ke Jakarta. Serta Arthur pernah jalani latihan bersama-sama Persija Jakarta untuk jaga keadaannya ditengah-tengah pemulihan luka.

“Saya mangkir sampai habis musim ini serta pulang ke Jakarta untuk pemulihan. Kebetulan saya bisa turut latihan mudah team Semen Padang, sekaligus juga memelihara stamina saya,” jelas Arthur Irawan pada Bola.com di Stadion Gelanggang olahraga Bung Karno, Jakarta, 8 Mei 2016, dimana Persija Jakarta tengah lakukan session uji lapangan mendekati pertandingan kontra Semen Padang di TSC 2016.

Kembali pada Indonesia serta Bertualang dari Club ke Club

Sesudah kembali pada Indonesia, selama 2016 Athur Irawan terus nampak dalam session latihan Persija Jakarta. Bola.com lihat langsung begitu gigih Arthur berlatih bersama-sama scuad Macan Kemayoran di Lapangan Villa 2000, Pamulang.

Arthur Irawan terlihat demikian keras berlatih serta menunjukkan semangat yang mengagumkan. Dia tidak mengenali menyerah saat memburu bola atau merebutnya dari rekanan segrup yang sedang jadi musuh dalam latihan.

Sayang, posisinya waktu itu cuma gabung pelatihan bersama-sama Persija. Pada akhirnya sampai TSC 2016 usai juga Arthur tidak sempat berlaga dalam satu pertandingan sah.

Persija selanjutnya mengambil Stefano Cugurra Teco untuk pelatih dan kehadiran Gede Widiade sebagai CEO baru untuk kembalikan Macan Kemayoran ke level yang semestinya. Tidak diduga, Arthur selanjutnya memperoleh kontrak sah dari Persija semasa setahun pada Maret 2017.

Cerita Sedih Arthur Irawan

Arthur memperoleh kiprahnya bersama-sama Persija dalam pertandingan minggu ke-17 Liga 1 2017. Waktu itu Macan Kemayoran menang tipis 1-0 atas Bhayangkara FC serta Arthur masuk di menit akhir laga untuk gantikan Novri Setiawan.

Tidak memperoleh menit bermain yang sesuai dengan keinginan di Persija, Arthur Irawan selanjutnya geser ke Borneo FC untuk pemain utang pada putaran ke-2 Liga 1 2017. Bersama-sama Borneo FC, Arthur Irawan bermain 2x, termasuk juga bermain penuh saat hadapi Perseru Serui.

Pada musim 2018, Arthur Irawan kembali lagi geser club. Kesempatan ini, pemain kelahiran Jakarta itu masuk bersama-sama Persebaya Surabaya yang baru promo ke Liga 1. Arthur memperoleh kiprah bersama-sama Persebaya pada minggu ke-2, saat Bajul Ijo berkunjung ke tempat Persela Lamongan. Pertandingan usai seimbang 1-1, serta itu jadi salah satu laga yang ditempuh Arthur bersama-sama Persebaya di Liga 1.

Perseru Serui yang beralih nama jadi Badak Lampung FC serta bertempat di Bandar Lampung pada Liga 1 2019 jadi dermaga baru Arthur Irawan. Arthur memperoleh peluang yang semakin besar di club barunya ini, dimana dia mengepak tiga laga.

Satu hal yang menarik, Arthur bermain satu laga pada sebuah bulan. Kiprahnya bersama-sama Badak Lampung FC didapat waktu melayani Bali United pada 30 Juni, dimana team tuan-rumah kalah mutlak 0-3. Selanjutnya, Arthur bermain lagi saat Badak Lampung berkunjung ke tempat Madura United pada 27 Juli, dimana dia dipercayai jadi starter. sayang teamnya kalah mutlak 1-5.

Pertandingan paling akhir Arthur Irawan bersama-sama Badak Lampung FC didapat pada 25 Agustus. Waktu itu Badak Lampung melayani Persib Bandung serta dapat membuat Maung Bandung cuma pulang dengan satu point. Di akhir musim Badak Lampung FC terdegradasi ke Liga 2, Arthur juga cari dermaga baru.

Awal Baik Bersama-sama PSS, Terhalang COVID-19

Arthur Irawan pada akhirnya masuk bersama-sama PSS Sleman untuk melalui musim 2020. Seperti juga Irfan Bachdim yang barusan tiba dari Bali United, Arthur Irawan mengharap peruntungan yang semakin besar dari club awalnya.

Awal yang manis didapat Arthur bersama-sama team berjuluk Elang Jawa itu. Dalam tiga pertandingan yang telah dimainkan di Liga 1 2020, Arthur sering jadi starter di tempat pertahanan PSS.

Sayangnya, dalam tiga laga yang diadakan sebelum Liga 1 2020 berhenti sebab epidemi COVID-19 itu, PSS baru mendapatkan satu point yang didapat hasil dari seimbang tanpa ada gol hadapi Persikabo. Sesaat dua pertandingan yang lain, PSS kalah dengan score sama 1-2 dari PSM Makassar serta Persib Bandung.

Sayang juga buat Arthur, peluang yang dicapainya dalam tiga laga pertama PSS harus berhenti sebab pertandingan disetop oleh PSSI serta PT Liga Indonesia Baru sebab epidemi COVID-19 yang menggempur Indonesia.

Pasti pantas ditunggukan apa Arthur Irawan akan menjadi lagi jagoan di baris pertahanan PSS Sleman bila pertandingan Liga 1 2020 betul-betul diteruskan sesuai dengan wawasan PSSI pada September akan datang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *