Bukan Laga Intermezzo Masa Iya Lazio Ngoyo

Posted on

Bukan Laga Intermezzo Masa Iya Lazio Ngoyo – Secara hitungan matematis, total poin maksimal yang bisa diperjuangkan hingga kompetisi usai. Masih memungkinkan bagi Lazio menyalip perolehan poin dari sang capolista Juventus. Secara visi misi, semestinya Simone Inzaghi mampu menemukan solusi, agar performa tim biru langit bisa kembali ke situasi. Yang mampu berada di jalur kemenangan sesuai harapan para tifosi.

Bukan Laga Intermezzo Masa Iya Lazio Ngoyo

Bukan Laga Intermezzo Masa Iya Lazio Ngoyo

Secara kualitas, musim ini menunjukkan bahwa Lazio sebenarnya cukuplah pantas, untuk bisa mengimbangi Juventus di klasemen papan atas Liga Serie-A Italia, apalagi jika Ciro Immobile sedang dalam performa terbaiknya. Selasa pagi nanti, tepatnya pukul 02.45 Wib. Dua tim yang dimaksud akan turun ke lapangan, Juve akan berperan sebagai tim tuan rumah. Andai Juve menang, tamatlah cita-cita Lazio untuk tetap ikut bersaing meraih trofi scudetto musim ini.

Selisih 8 poin, akan melebar menjadi 11 poin dengan hanya menyisakan 4 pertandingan. Tentu… jika Lazio yang menang, margin poin akan menipis menjadi hanya 5 poin. Bukan hanya itu, Lazio akan bisa menyamai perolehan poin Internazionale yang hingga pekan ke-34 berhasil mengemas 72 poin. Memang… fakta di lapangan menunjukkan, bahwa karakteristik tim Lazio selama ini cukup sulit berubah, bahkan sudah terjadi cukup lama. Bisa dibilang hanya ketika era kepemilikan Sergio Cragnotti saja, menjadi era keemasan Lazio.

Presiden klub Lazio yang sekarang, Claudio Lotito sudah berupaya gonta-ganti pelatih untuk menangani tim biru langit, tapi secara spirit… Lazio masih kalah cukup jauh dari trio penguasa Juventus, Internazionale dan AC Milan. Stefano Pioli yang kini menukangi AC Milan, sempat melatih tim Lazio. Tidak ketinggalan, salah satu legenda hidup Italia yang ketika masih aktif bermain, berposisi sebagai penjaga gawang, yang tentunya adalah Dino Zoff… pernah melatih Lazio, bahkan lama berstatus sebagai salah satu bagian dari manajemen tim SS.Lazio.

Juara Super Coppa Italiana setelah membuat kejutan mengalahkan Juve

Memang… lolos ke kompetisi Liga Champions Eropa musim depan, sebenarnya itu sudah lebih dari cukup. Tapi! Coba ingat musim lalu, Lazio disalip Internazionale, yang membuat Elang Ibukota hanya bisa bermain di kompetisi Liga Eropa musim ini, itupun berakhir dengan tersungkur di babak penyisihan grup. Musim inipun, jika Lazio kurang waspada… meski berselisih 11 poin, AS Roma masih punya peluang yang meskipun sangat tipis untuk menyalip Lazio, andai Lazio kalah secara beruntun hingga pekan terakhir kompetisi, dan AS Roma bisa konsisten meraih kemenangan.

Selasa pagi nanti… akan jadi ajang pembuktian, masih pantaskah Lazio menjadi salah satu pesaing Juventus musim ini? Atau justru Lazio akan kembali terpuruk. Jika lagi-lagi peluang meraih scudetto melayang, maka musim ini hanya dua kebanggaan saja yang bisa diraih tim biru langit beserta para Laziale. Dengan skor 3-1, dan tentunya sanggup berada di atas AS Roma secara peringkat.

Selisih 11 poin dengan AS Roma di papan klasemen sementara Liga Serie-A Italia hingga giornata ke-34, untuk para tifosi fanatik Lazio, itu adalah bukti prestasi tersendiri yang bisa diukir tim biru langit musim ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *